Cara Merawat Baterai Laptop & Cara Kalibrasi



cara merawat baterai laptop & kalibrasi bateraiUntuk merawat baterai laptop ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Berikut saya bagikan sedikit cara merawat baterai laptop.

Cara Kalibrasi Baterai Laptop

Kalau baterai laptop anda cepat habis, mungkin saya itu hanya butuh dikalibrasi agar memperpanjang waktu penggunaannya. Baterai laptop memiliki prosesor mikro dan software yang berfungsi untuk mengkalkulasi / memperkirakan kapasitas baterai ketika sedang dicharge ataupun dipakai. Baterai harus dikalibrasi dari waktu ke waktu untuk memastikan semua kapasitas baterai terpakai. Tanpa kalibrasi, ada kemungkinan baterai akan cepat habis karena sebenarnya baterai laptop tidak pernah benar-benar terisi penuh sebelumnya. Selain itu jika baterai tidak dikalibrasi maka perkiraan waktu dan persentasi daya yang tersisa pada laptop menjadi tidak akurat.

Anda perlu melakukan full charge / charge penuh dan dihabiskan seluruhnya ketika pertama kali menggunakan baterai, dan mengulangi proses kalibrasi baterai laptop ini setiap 2-3 bulan sekali. Beberapa software optimasi baterai biasanya menganjurkan kalibrasi setiap 30 kali

Prosedur kalibrasi :

Untuk Windows

  1. Isi penuh baterai laptop anda
  2. Atur pilihan power supply anda, caranya:
    Klik kanan di desktop
    Pilih Properties -Screen Saver – Power – Power Scheme – Portable
    Pada pilihan-pilihan selanjutnya seperti “when computer is” pilih Never. Dalam pilihan alert, jangan pilih semua pilihan notifikasi seperti Alert for deficient battery dan juga Alert for serious battery shortage. Matikan pilihan hibernasi.
  3. Putuskan sambungan kabel, dan pakai laptop sampai baterainya habis total dan laptop otomatis mati karena kehabisan daya.
    Sangat penting untuk mematikan pilihan hibernasi karena jika pilihan hibernasi menyala, maka laptop akan menyediakan sedikit daya untuk melakukan proses hibernation. Tujuan dari kalibrasi ini adalah sampai baterai laptop anda benar-benar habis.
  4. Colokkan listrik dan isi sampai penuh.
    Dalam kondisi baterai laptop parah sekali, ulangi proses kalibrasi ini 2-3 kali.
  5. Setelah semua selesai, kembalikan semua pilihan yang tadi dirubah  ke  settingan semula. Sehingga jika baterai mulai habis ada permberitahuaannya, dan otomatis hibernate

Untuk Macintosh

  1. Isi penuh baterai laptop
  2. Biarkan kabel power tetap menancap sampai beberapa jam, anda masih dapat menggunakan laptop seperti biasa selama proses ini.
  3. Cabut kabel power, dan gunakan seperti biasa sampai kapasitas baterai sesedikit mungkin. Pastikan anda sudah menyimpan data anda, sebelum laptop mati otomatis
  4. Setelah komputer mati, biarkan tetap mati sampai kira-kira 5 jam. Ini membuat cadangan baterai digunakan sepenuhnya selama masa hibernasi.
  5. Colokkan kabel power dan nyalakan laptopnya, biarkan sampai terisi penuh sebelum cabut kabel listrik. SANGAT PENTING!
    kamu bisa gunakan komputer seperti biasanya
  6. Ulangi proses kalibrasi ini 3-4 kali agar maksimal

 

Yang Boleh dan Tidak Boleh dilakukan agar Laptop Awet

 

    • Jika baterai hendak tidak digunakan untuk waktu yang lama (untuk sebulan atau lebih), charge baterai sampai kira-kira 75%, lepaskan baterai dari komputer dan simpan di tempat yang dingin dan kering.
      Ada baiknya sebulan sekali baterai dicharge, untuk memperpanjang umur baterai laptop.
    • Jangan pernah melakukan hubungan singkat pada baterai laptop
    • Jangan biarkan baterai laptop jatuh, atau terbentur keras, karena mengandung zat-zat corrosive
    • Jangan paparkan baterai pada panas atau tempat yang lembab.
    • Jangan bakar baterai, jika baterai terkena panas yang hebat, baterai bisa meledak
    • Jangan coba untuk membongkar baterai. Baterai mengandung asam yang sangat korosif dan berbahaya
    • Jangan menusuk baterai dengan benda tajam.
    • Jangan menggunakan laptop di atas alas bergelombang seperti kasur. Laptop punya lubang panas di bawah dan di samping. Jika anda menggunakan alas bergelombang seperti kasur, panas tidak dapat keluar sempurna. Akibatnya komponen-komponen di dalam laptop beserta baterainya akan sangat panas. Akibatnya laptop beserta baterainya akan cepat rusak.

Kesulitan mendapatkan jawaban atas pertanyaan anda ???
cari saja disini