Cara Merawat Aki Kering / Basah (Mobil Motor)



Pagi-pagi hendak berangkat ke kantor. Anda ambil kunci mobil / motor, coba untuk starter tapi mesin tidak hidup. Jika anda pernah mengalaminya hal ini biasanya disebabkan karena aki kering / aki basah mobil anda bermasalah, biasanya sudah tidak prima / soak bahkan mati. Seperti halnya ponsel, aki adalah baterai yang memberi asupan listrik untuk menghidupkan mobil dan berbagai keperluan kelistrikan lainnya, seperti bel, lampu, ac, pemutar audio, alarm, dan lain sebagainya. Jika lalai merawat aki maka sistem kelistrikan akan bermasalah.

cara merawat aki keringPada sepeda motor, jika aki bermasalah masih tetap bisa starter dengan menggunakan engkol kaki, tapi pada mobil, aki bermasalah berarti alamat mogok. Pusing kan jika mobil mogok saat kita benar-benar memerlukannya. Apalagi jika mogok di tengah jalan. Untuk mencegah hal ini, maka sistem kelistrikan terutama aki mobil / motor harus rutin dirawat. Berikut belajarsendiri.com akan mencoba membagikan tips dan cara merawat aki kering / basah pada mobil motor anda, karena pada dasarnya perawatan aki mobil / motor hampir sama.

      • Air Aki
        Jika jenis aki yang anda gunakan adalah aki kering / aki MF (Maintenance Free), anda bisa lewati tips satu ini, karena aki kering didesain untuk minim perawatan, terutama pada air aki. Aki kering tidak memerlukan perawatan air aki. Tapi jika aki anda adalah aki basah, anda harus benar-benar menjaga ketinggian air aki agar tidak berkurang melewati batas minimum. Seminim-minimnya 2 bulan sekali, anda harus cek ketinggian air aki, karena elemen-elemen yang ada di aki harus terendam air aki, jika tidak elemen tersebut akan cepat rusak.
      • Terminal Aki
        Aki terdiri dari 2 kutub: positif dan negatif, sehingga di kedua ujungnya ada terminal positif dan negatif yang nantinya cara merawat aki mobildihubungkan melalui kabel ke seluruh sistem kelistrikan mobil / motor. Jaga kebersihan kedua terminal ini, pastikan tidak ada serbuk putih hasil oksidasi kimia. Kalau ada oksidasi, segera siram dengan air panas, dan gosok dengan sikat untuk menghilangkannya. Semprot dengan WD40 (bisa beli di toko-toko bangunan) ke kepala terminal aki agar serbuk putih tidak kembali.
      • Cek Alternator Aki (dinamo ampere) dan dinamo starter
        Lakukan pengecekan secara berkala, untuk memastikan kemampuan pengisian dinamo ampere dan kondisi dinamo starter masih dalam keadaan optimal. Biasanya toko-toko aki, memberikan jasa pengecekan kondisi aki secara gratis. Saya biasanya cek setiap sebulan sekali.
      • Besar Penggunaan Aki
        Jika anda suka modifikasi audio, atau menambahkan banyak fitur yang membutuhkan listrik di mobil anda, seperti TV, GPS, dsb, maka pastikan kemampuan aki anda sudah mendukung penambahan-penambahan yang anda lakukan. Karena aki mobil standar didesain untuk penggunaan standard, jadi jika anda melakukan banyak penambahan, anda mungkin harus membeli aki dengan daya yang lebih besar misalnya 75Ah. Konsultasikan dahulu dengan pihak yang memasang audio, TV, dsbnya. Jika daya aki kurang, maka aki akan bekerja sangat keras untuk menyalakan semua peralatan mobil, yang akhirnya memperpendek umur aki baik aki kering maupun aki basah.

BUNGKUS, kondisi yang panas di dalam ruang mesin ternyata dapat menurunkan umur dan kemampuan aki. Solusinya adalah membungkus aki dengan selembar bahan penahan panas, yang biasanya dipakai di kap mobil, kalau kesulitan, bungkus saja dengan aluminium foil, bahannya sama kok. cara ini memang tidak lazim digunakan, tapi bisa cukup membantu merawat aki mobil / motor anda agar lebih awet.

 

Kira-kira inilah tips-tips cara merawat aki kering / basah pada mobil atau motor yang dapat saya bagikan disini. Semoga bermanfaat. Jika bermanfaat, tolong share dan beri link balik untuk tulisan ini ya

Kesulitan mendapatkan jawaban atas pertanyaan anda ???
cari saja disini