Berpelukan Dapat Menjaga Pernikahan Tetap Kuat, Benarkah?



Apakah di bayangan anda tidak lagi berhubungan s3ks dengan pasangan anda adalah tanda dari hubungan yang bermasalah? Ketahuilah, tidak selalu demikian halnya. Penelitian terbaru menunjukkan kalau frekuensi berpelukan lebih tepat menggambarkan kekuatan sebuah hubungan daripada hanya sekedar s3ks.

pasangan berpelukanBerpelukan bukan hanya memberikan kenikmatan sensual tapi juga memberikan rasa nyaman, aman, dan juga kebersamaan, ini semua sama pentingnya dengan s3ks dalam sebuah hubungan.

Faktanya,

menjaga hubungan intim tanpa pengaruh dorongan s3ks sangat penting untuk mendapatkan hubungan yang bahagia. Keuntungan dari keintiman non-s3ksual adalah agar pasangan dapat lebih sering saling membicarakan perasaan-perasaannya. Sedangkan jika s3ks diperlakukan sebagai satu-satunya cara untuk lebih dekat, maka pasangan yang mempunyai kesulitan untuk terbuka terhadap perasaannya seringkali hanya mengandalkan aktivitas s3ksual sebagai cara untuk menghubungkan dirinya dan pasangannya. Mereka dapat kehilangan tahapan-tahapan lain dalam keintiman.

Jika s3ks adalah fokusnya, maka masalah-masalah emosional tidak pernah dibahas, padahal sentuhan-sentuhan non-s3ksual seperti pelukan dapat mendorong percakapan-percakapan intim yang membuat pasangan lebih dekat secara emosional. Ini disebabkan karena dilepaskannya hormon oxytocin.

Ketika suami-istri saling menyentuh (berpelukan), hormon oxytocin dilepaskan oleh tubuh kita. Hormon ini menimbulkan perasaan nyaman, dan mendorong kita untuk menyentuh lebih lagi. Ini berarti semakin sering kita berpelukan, semakin dekat dan kuat hubungan kita dengan pasangan kita.

(disadur dari Daily Mail, berdasarkan penuturan Paula Hall, Pakar Hubungan)

Sudahkah anda berpelukan dengan pasangan anda hari ini ???

 

 

Kesulitan mendapatkan jawaban atas pertanyaan anda ???
cari saja disini